Tampilkan postingan dengan label Internet. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Internet. Tampilkan semua postingan

Selasa, 18 Agustus 2015

Akses e-pupns Via Link pupns.bkn.go.id

Pendataan ulang Pegawai Negeri Sipil secara elektronik (e-pupns) akan dibuka pada 1 September 2015 mendatang. Aplikasi e-pupns dapat diakses via link http://pupns.bkn.go.id
 
Setiap PNS yang akan memperbarui datanya, sebelumnya harus mendaftar dulu dengan mengklik menu register kemudian klik daftar dan masukkan nomor induk pegawai, alamat e-mail, klik lanjut dan masukkan password (buat password baru sesuka anda untuk mengakses e-pupns). Selanjutnya masukkan data-data yang diminta hingga masukkan kode captcha. Setelah itu PNS akan mendapatkan nomor register. Hal itu seperti disampaikan oleh Kepala Seksi Penyajian Informasi dan Penyusunan Tabel Referansi Kepegawaian PNS Helmi Wardhani dalam acara Sosialisasi dan Pelatihan Implementasi Sistem e-PUPNS bagi Pengelola Kepegawaian Provinsi/Kabupaten/Kota Wilayah Kanreg V BKN, Jakarta, Jumat (21/8/2015) di aula Kanreg V BKN Jakarta.

Setelah berhasil login, seperti yang dijelaskan dalam Peraturan Kepala BKN Nomor 19 Tahun 2015 mengenai Pedoman Pelaksanaan e-PUPNS Tahun 2015, PNS dapat mengisi formulir elektronik PUPNS yang terdiri permintaan pengisian data utama PNS, data posisi, data riwayat, data untuk PNS guru (hanya diisi oleh PNS guru), data untuk PNS dokter (hanya diisi oleh PNS dokter), data stakeholders antara lain memuat Bapertarum, BPJS Kesehatan, Kartu Pegawai elektronik (KPE). Setelah mengisi data tersebut, PNS memeriksa keakuratan dan kelengkapan data pada formulir e-PUPNS. Apabila data tersebut sudah akurat atau lengkap, PNS dapat langsung mengirim data untuk kemudian diverivikasi.

Sumber

Rabu, 04 Desember 2013

Gadget Siswa Sekolah akan Dilengkapi Software Antipornografi


Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemrov Jabar) berencana memasang softwareantipornografi pada handphone atau gadget milik para siswa. Dengan cara seperti itu, handphone milik siswa akan terbebas dari hal-hal berbau pornografi.

Handphone mereka rencananya nanti tidak bisa disimpan file video porno atau dipakai untuk membuka dan men-download konten situs porno.
"Masalah pornografi ini sudah menjadi hal yang serius dan harus ditangani," kata Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar, di Gedung Sate, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (4/12/2013) malam.
Urusan menangani pornografi, menurutnya adalah tugas bersama semua pihak, dan memerangi pornografi pun tidak hanya dilakukan melalui sosialisasi. Salah satu caranya melalui pemasangansoftware antipornografi. 



Namun demikian, tentunya ini perlu pembahasan lebih jauh lagi bersama sejumlah instansi terkait dan para pakar teknologi informasi. "Itu masalah teknis, nanti kita bahas lagi," ucapnya.
Rencananya, Pemprov Jabar akan mengandeng sejumlah perguruan tinggi untuk membuat softwaretersebut. Perusahaan handphone dan provider juga akan digandeng.



"Selama ini bisnis gadget atau teknologi komunikasi itu nilainya Rp400 triliun per tahun, itu kan banyak, gede jumlahnya. Maka ini jadi tanggung jawab dia juga mengeluarkan dana untuk membeli software ini," tegas Deddy.
Tahun depan, rencana itu diharapkan bisa berjalan. "Yang penting sekarang itu bukan lagi mencegah, tapi melawan, menyatakan perang (terhadap pornografi). Jadi ini bukan hanya imbauan, tapi gerakan," tandasnya.

Selasa, 19 November 2013

Macam - Macam Alat Sadap Modern Terbaik

Agen-agen suwastapun sekarang sudah banyak berkembang di negeri kita , mereka banyak menawarkan jasa-jasa intelejen ,misal jasa pengintaian dan penyadapan. 
Aparat negarapun juga tak mau kalah kecanggihannya dalam hal penyadapan, contohnya saja KPK , dalam hal sadap menyadap kpk tak mau begitu saja membeli produk yang biasa , alat penyadap kpk cukup canggih yaitu yang bernama ATIS

Tahukah anda bila seseorang mungkin saja menyadap informasi dari anda saat ini.
kalau senang menonton film luar yang berhubungan dengan intelejen tentu saja tidak lepas dengan yang namanya alat-alat penyadapan yang bagus, misalanya saja di film agen 007 (james bond ), dengan kemampuan dan teknologi yang digunakannya sudah cukup memusingkan musuh-musuhnya.


ATIS (Audio Telecommunication International Systems) adalah sebuah generasi baru dari Instant Recall Recorders (IRC) dalam teknologi solid-state, yang dapat dikoneksikan ke dalam audio source berupa telepon atau handphone GSM/AMPS/CDMA dan akan merekam atau menyadap seluruh komunikasi suara dengan kapasitas aktif lebih dari 680 menit dan 1000 panggilan yang berbeda. Kompresi algoritma yang ada di dalam ATIS telah memperbesar kapasitas penyimpanan dan kualitas suara yang cukup jernih. Dengan menggunakan koneksi telepon.

KPK dalam melakukan aksi sadap terbilang canggih. Lembaga itu lewat daftar isian proyek tahun 2005 membeli alat sadap jenis portabel A (laptop dan receiver) seharga Rp 1,512 miliar, jenis B Rp 5,25 miliar, dan jenis C Rp 4 miliar. Kemudian satu unit LID monitoring centre (LID MC) seharga Rp 17,31 miliar. Alat penyadap tersebut dinamakan audio telecommunication international systems (ATIS) Gueher, buatan Jerman, ditambah beberapa kelengkapannya. KPK juga memiliki peralatan firing buatan AS dan macro system buatan Polandia.

ATIS dapat mengidentifikasi penelepon, waktu telepon dan nomor penelepon via RS 232 link built-in. Teknologi penyadapan sebelumnya hanya terbatas digunakan untuk menyadap frekuensi GSM saja atau CDMA saja. Beberapa contoh model alat sadap adalah Cellular Monitoring CDMA Intercept model G-Com 2066 untuk penyadapan frekuensi CDMA dan Cellular Monitoring GSM Intercept model GSM 3060TP untuk penyadapan frekuensi GSM. Cellular Monitoring CDMA Intercept model G-Com 2066 merupakan alat yang digunakan untuk menangkap, menyimpan, dan dan juga buisa memutar kembali percakapan telephone dari jaringan telephone selular CDMA. Alat ini digunakan oleh penegak hokum dan juga lembaga pemerintahan untuk memantau dan menyimpan percakapan telepon seluler CDMA dari tersangka kriminal, militan, teroris, dan mereka yang melakukan spionase. G-Com Intercept 2066 CDMA juga berfungsi sebagai SMS Intercept, mampu menangkap SMS (layanan pesan singkat).

Namun dalam hal kegunaan , sebenarnya alat penyadap dengan harga murah atau mahal  sebenarnya sama, yaitu untuk menyadap, cuma yang membedakannya adalah tingkat teknologi dan output yang dihasilkan, misalnya dengan alat yang murah kita hanya dapat menyadap satu target dalam satu titik, namun dengan alat yang super canggih kita mungkin dapat menggunakan alat penyadap hingga detail sehingga hasil output yang dihasilkan mampu dan dapat  gunakan untuk ranah pidana , output yang dihasilkan benar-benar mampu  sebagai bukti yang dapat dipertanggung jawabkan.  

namun bila hanya untuk keperluan sadap menyadap pacar ,teman , kanan kiri kita yang bermasalah kita cukup menggunakan alat penyadap yang banyak dijual dipasaran dengan harga yang cukup terjangkau.

MACAM -MACAM ALAT PENYADAP DI PASARAN

Alat penyadap dipasaran ada berbagai merk dan jenis, ada yang berupa alat untuk ditempel di lokasi target yang akan di sadap, atau menyadap menggunakan jalur komunikasi target,
dari berbagai macam alat penyadap terkadang mempunyai bentuk yang unik ,misal seperti fas bunga, asbak, ataupun hiasan dinding karena hal itu bertujuan untuk keamanan penyadapan


Curigai Australia Dompleng Alat Penyadapan Milik Densus 88


Anggota Komisi I DPR RI Tantowi Yahya meminta Densus 88 Polri untuk tidak menggunakan lagi alat penyadapan yang dimilikinya. Pasalnya, perangkat sadap itu merupakan sumbangan dari pemerintah Australia.
"Saya, bersama Fraksi Golkar mengharapkan pada polisi, khususnya, Densus untuk menghentikan penggunakan dari alat intersepsi (penyadapan)," kata Tantowi saat ditemui di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (19/11).
Wakil Sekjen Partai Golkar itu mengungkapkan, pada tahun 2001 lalu Polri menerima sumbangan alat sadap dari Australia. Sumbangan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap Densus 88 dalam melancarkan perang melawan terorisme.
Namun, pascaterungkapnya operasi penyadapan yang dilakukan badan intelijen Australia, Tantowi mencurigai sumbangan tersebut memiliki tujuan lain. Ia menduga, alat tersebut kemungkinan dimanfaatkan Australia untuk melancarkan operasi intelejen.

"Tidak mustahil peralatan itu sudah dibuat terkoneksi dengan sistem mereka di sana. Jadi patut diduga salah satu sumber kebocoran dari situ," ucap mantan penyanyi country ini.
Lebih lanjut Tantowi menegaskan pemerintah Australia harus segera melakukan klarifikasi. Jika tidak, maka pemerintah harus bertindak tegas dengan memutuskan hubungan diplomatik.
"Dalam diplomasi kita dapat menyampaikan nota keberatan yang sudah dilakukan. Kemudian diikuti pemanggilan otoritas Australia dan Amerika oleh Menteri Luar Negeri. Bila tidak ada reaksi maka akan menarik kedubes kita, dan terakhir memutuskan hubungan diplomatik," paparnya.

KPK Saja Bisa Menyadap, Apalagi Luar Negeri


Berkaca dari kasus penyadapan yang dilakukan Directorate Signals Defense (DSD) Australia pada sejumlah pejabat Indonesia, mantan Menteri BUMN Sofyan Djalil menyarankan agar pemerintah memberikan proteksi khusus untuk handphone para pejabat.
Sofyan sendiri termasuk korban dari penyadapan yang dilakukan oleh Australia tersebut.
"Kita harusnya punya sistem teknologi canggih yang memproteksi telepon para pejabat kita agar tidak disadap," ujar Sofyan saat dihubungi JPNN di Jakarta, Senin malam, (18/11).

Menurut Sofyan, pemerintah jangan lengah dengan membiarkan penyadapan ini kembali terjadi. Harusnya sudah ada sistem canggih untuk menangkal penyadapan.  Proteksi dan penangkal, kata dia, penting untuk menjaga kerahasiaan urusan dalam negeri.
"KPK saja bisa lakukan penyadapan, apalagi luar negeri yang sudah canggih teknologinya, pasti lebih mudah lakukan penyadapan," kata Sofyan.
Selain Sofyan ada beberapa nama lain yang disadap DSD pada tahun 2009 di antaranya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Ibu Negara Ani Yudhoyono, Jusuf Kalla, Dino Patti Djalal, Andi Alifian Mallarangeng, Hatta Rajasa, Sri Mulyani, dan mantan Menko Polhukam  Widodo AS.
Aksi penyadapan ini terbongkar setelah diungkap oleh Edward Snowden dari Amerika Serikat pada media massa Australia dan Inggris.

Jumat, 15 November 2013

Cyber Security Juga Jadi Tanggung Jawab Mahasiswa


Kalangan mahasiswa harus ikut bertanggung jawab terhadap cyber security atau keamanan informasi. Sebab, dengan kecanggihan teknologi akan memunculkan dunia tanpa batas (borderless world).
Hal itu disampaikan Dekan Sekolah Teknik Elektro Institut Teknologi Bandung (ITB), Prof Dr Suwarno dalam Wisuda Ke- 48 Universitas Dian Nuswantoro (Udinus), Rabu (13/11), di Hotel Patra Jasa Semarang.

Dalam orasi ilmiah itu dia mengatakan, kecanggihan teknologi yang memunculkan dunia tanpa batas, ke depan akan mengubah peradaban dunia. Perubahan itu di antaranya menyebabkan sikap individualistik, pornografi, kemerosotan akhlak, dan perang simetrik.
‘’Paling berbahaya adalah perang simetrik, karena antarnegara dapat terjadi perang tanpa awak. Artinya, yang maju dalam perang tersebut adalah robotrobot atau peralatan, bukan manusia,’’ ungkapnya.
Individualistik
Dia mengemukakan, dalam perang simetrik dapat meminimalisasi korban jiwa, akan tetapi dampaknya lebih berbahaya bagi siapa saja. Dengan demikian, para lulusan perguruan tinggi di bidang informasi teknologi dan komputer mulai saat ini harus bertanggung jawab pada masalah tersebut.
‘’Kecanggihan teknologi dapat mengakibatkan pencurian dan penyadapan. Bahkan, perkembangan teknologi akan menjadikan manusia lebih individualistik atau bersifat lebih mementingkan materi,’’ katanya kepada para lulusan Udinus. Pada Wisuda Ke-48, Udinus meluluskan 318 mahasiswa dari 10 program studi, yakni dari Magister Komputer (27 orang), Magister Manajemen (6), S-1 Manajemen dan Akuntansi (83), S-1 Sastra Inggris dan Jepang (57). Kemudian, S-1 Kesehatan Masyarakat (46), S-1 Teknik Elektro dan Industri (11), serta D- 3 Rekam Medis (88).
Rektor Udinus Dr Edi Noersasongko MKom mengatakan, perkembangan dan kecanggihan teknologi diterapkan secara positif di perguruan tinggi tersebut. Salah satunya konsep kampus digital bagi seluruh mahasiswa. ‘’Hal itu kami awali pada tahun akademik baru ini dengan memberikan layanan mobile academic bagi dosen, karyawan, dan mahasiswa.
Langkah ini memberikan kemudahan dalam kegiatan belajarmengajar, bimbingan skripsi, perwalian, penelitian, pengabdian masyarakat, hingga absensi,’’ katanya.